Kabupaten Tanah Laut Gelar FGD Penyelenggaraan dan Pengelolaan Dalam Pembentukan Unit Layanan Disabilitas dan Penanganan Anak Tidak Sekolah

Kabupaten Tanah Laut Gelar FGD Penyelenggaraan dan Pengelolaan Dalam Pembentukan Unit Layanan Disabilitas dan Penanganan Anak Tidak Sekolah

26 Jun 2024

Tusino

227 View

Pada hari Rabu 26 Juni 2024, bertempat di Ruang Rapat Suku Dinas pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Kabupaten Tanah Laut mengadakan FGD tentang “Penyelenggaraan dan Pengelolaan Dalam Pembentukan Unit Layanan Disabilitas dan Penanganan Anak Tidak Sekolah”. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Jakarta Barat beserta jajaran, BPMP Kalsel, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tanah Laut beserta Sekdis, seluruh Kabid dan Kasi, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tanah Laut, Perwakilan dari Bappeda, BKPSDM, BPKAD, Dinas Sosial, Bagian Organisasi Setda, Bagian Hukum dan beberapa OPD lainnya di Kab. Tanah Laut. Kegiatan dibuka melalui sambutan Pj. Bupati Tanah Laut yang dibacakan oleh Kadisdik Tanah Laut dan dilanjutkan sambutan dari Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat.

Sesi berikutnya yaitu paparan Praktik Baik Penyelenggaraan dan Pengelolaan ULD di Jakarta Barat yang disampaikan oleh Pak Nanang Burhan selaku Koordinator Pengawas Pendidikan Luar Biasa DKI Jakarta. Dilanjutkan dengan paparan dari BPMP Kalsel tentang  Rapor Pendidikan dan Penanganan ATS, lalu paparan dari Kemendikbudristek tentang Pendidikan Inklusi dan diakhiri dengan sesi diskusi dan penyusunan RTL. Dari paparan Praktik Baik Unit Layanan Disabilitas Kota Jakarta Barat, harapannya dapat menjadi referensi maupun inspirasi bagi Unit Layanan Disabilitas Kabupaten Tanah Laut dalam menyusun program-program kegiatan maupun penganggaran. Sedangkan dari paparan tentang Penanganan Anak Tidak Sekolah, harapannya Kabupaten Tanah Laut dapat menentukan langkah-langkah dan strategi dalam menangani Anak Tidak Sekolah di kabupaten Tanah Laut yang menurut Data dari kemdikbud (per 25 Juni 2024) mencapai angka 6.551 anak yang terdiri dari 2.411 anak yang Belum Pernah Bersekolah (BPB), 1.793 anak yang putus sekolah atau Drop Out (DO) dan 2.347 anak yang Lulus Tidak melanjutkan (LTM). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Laut menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Tanah Laut akan menikdaklajuti dengan FGD Lintas sektoral yang akan mengundang Pj. Bupati, Sekda, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, DPMD, Kemenag dan OPD lainnya untuk membahas Data ATS sekaligus merumuskan strategi dalam menangani Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Tanah Laut. Keberadaan ATS sangat mempengaruhi capaian SPM Pendidikan dan juga Rata-rata Lama Sekolah. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari berbagai pihak termasuk unsur non-Pemerintah, akan menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka ATS baik melalui pencegahan maupun penanganan.n.